Tak ada yang lebih tabah
Dari hujan bulan juni
Dirahasiakannya rintik rindunya
Kepada pohon berbunga itu
Dari hujan bulan juni
Dirahasiakannya rintik rindunya
Kepada pohon berbunga itu
Tak ada yang lebih bijak
Dari hujan bulan juni
Dihapuskannya jejak-jejak kakinya
Yang ragu-ragu di jalan itu
Tak ada yang lebih arif
Dari hujan bulan juni
Dibiarkannya yang tak terucapkan
diserap akar pohon bunga itu
(Sapardi Djoko Darmono, 1989)
Do you know what so special about June?
Di bulan Juni-lah aku dipertemukan oleh Allah dengannya,
Ahmad Dzaky Hanif, seorang yang kini menjadi separuh nafas dan agamaku..
^-^


















0 komentar:
Posting Komentar